My cirebon, sekedar menceritakan tentang sifat yang harus membuktikan dengan perbuatan, jangan cuman sekedar berkata. Dalam hidup yang terobsesi halnya uang dan harta, kita perlu terus menerus mengevaluasi kedefinisi sukses yang sesungguhnya. Hal ini bukan berarti kita harus menciptakan sesuatu definisi baru untuk semaunya kita.
Hal yang perlu diperhatikan oleh kita bahwa kita tidak keterbawaan arus budaya yang hanya mengukur kesuksesan kita dengan harta benda dan uang yang kita miliki.
Kita tidak perlu menggembar-gembor dengan mengatakan. "Uang bukanlah ukuran sukses untuk kita", untuk memberi tahu orang tentang pendirian kita mengenai sukses.
Satu hal yang penting adalah bagaimana cara kita menggunakan waktu?membelajarkan dan mendapatkan uang. Hal tersebut hanya menunjukkan diri kita sesungguhnya dibandingkan dengan kata-kata kita.
Hati kita akan mengikuti hal yang kita anggap itu paling penting dalam hidup kita. Apabila yang kita anggap penting adalah uang, pasti kesitulah hati kita tertuju.
Jika yang terpenting adalah mendahulukan Tuhan dan orang lain, hati kita akan menyatakan juga.
Tidak berarti kita tidak perlu lagi bekerja keras mencari uang? Jangan sampai diri kita justru menjadi budak oranglain hanya karena uang.
Uang memang penting? Tetapi janganlah janganlah menjadikan uang itu yang terutama. Kita harus bisa membuat uang yang kita miliki berkat bagi orang-orang disekitar kita.
Kita tidak bisa membohongi hati kita sendiri. Hal yang kita anggap itu penting akan menguasai hati kita. Hal itu jugalah yang akan memancar keluar menjadi perilaku kita sendiri.
Hal yang perlu diperhatikan oleh kita bahwa kita tidak keterbawaan arus budaya yang hanya mengukur kesuksesan kita dengan harta benda dan uang yang kita miliki.
Kita tidak perlu menggembar-gembor dengan mengatakan. "Uang bukanlah ukuran sukses untuk kita", untuk memberi tahu orang tentang pendirian kita mengenai sukses.
Satu hal yang penting adalah bagaimana cara kita menggunakan waktu?membelajarkan dan mendapatkan uang. Hal tersebut hanya menunjukkan diri kita sesungguhnya dibandingkan dengan kata-kata kita.
Hati kita akan mengikuti hal yang kita anggap itu paling penting dalam hidup kita. Apabila yang kita anggap penting adalah uang, pasti kesitulah hati kita tertuju.
Jika yang terpenting adalah mendahulukan Tuhan dan orang lain, hati kita akan menyatakan juga.
Tidak berarti kita tidak perlu lagi bekerja keras mencari uang? Jangan sampai diri kita justru menjadi budak oranglain hanya karena uang.
Uang memang penting? Tetapi janganlah janganlah menjadikan uang itu yang terutama. Kita harus bisa membuat uang yang kita miliki berkat bagi orang-orang disekitar kita.
Kita tidak bisa membohongi hati kita sendiri. Hal yang kita anggap itu penting akan menguasai hati kita. Hal itu jugalah yang akan memancar keluar menjadi perilaku kita sendiri.










0 komentar: